Tahukah anda bahwa setiap perusahaan atau organisasi apapun pasti akan membutuhkan seorang akuntan. Nah, apa saja sih jenis-jenis profesi akuntan?. Ada empat jenis profesi akuntan, yakni akuntan perusahaan (internal), akuntan pemerintah, akuntan pendidik, serta akuntan publik.

  • Akuntan Internal adalah akuntan yang bekerja pada suatu perusahaan ataupun organisasi tertentu.
  • Akuntan Publik adalah akuntan yang pekerjaannya ialah memberikan layanan akan jasa akuntan kepada masyarakat.
  • Akuntan Pemerintah adalah akuntan yang bekerja pada badan-badan atau lembaga pemerintahan.
  • Akuntan Pendidik adalah akuntan yang bekerja pada lembaga pendidikan.

Nah, Kali ini kita akan membahas tuntas mengenai profesi akuntan publik.

Akuntan ini di Indonesia secara tersurat diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik.

Menurut UU Nomor 5 tahun 2011: Akuntan publik adalah seseorang yang telah memperoleh izin untuk memberikan jasa sebagaimana diatur dalam undang-undang.

  • Bidang Jasa dan Perizinan

Akuntan ini memberikan jasa asurans. Tahukah Anda apa itu jasa asurans? Jasa asurans adalah jasa akuntan publik yang bertujuan untuk memberikan keyakinan bagi pengguna atas hasil evaluasi atau pengukuran informasi keuangan dan non keuangan berdasarkan suatu kriteria. Jasa asurans yang diberikan berupa:

  1. Jasa audit atas informasi keuangan historis, yakni perikatan asurans yang diterapkan atas informasi keuangan historis yang bertujuan untuk memberikan keyakinan memadai atas kewajaran penyajian informasi keuangan historis tersebut dan kesimpulannya dinyatakan dalam bentuk pernyataan positif. Apa itu informasi keuangan historis?. Informasi keuangan yang mencakup laporan keuangan, bagian dari suatu laporan keuangan, atau laporan yang dilampirkan dalam suatu laporan keuangan.
  2. Jasa review atas informasi keuangan historis. Jasa ini adalah perikatan asurans yang diterapkan atas informasi keuangan historis yang bertujuan untuk memberikan keyakinan terbatas atas kewajaran penyajian informasi keuangan historis tersebut dan kesimpulannya dinyatakan dalam bentuk pernyataan negatif.
  3. Jasa asurans lainnya. Jasa ini antara lain perikatan asurans untuk melakukan evaluasi atas kepatuhan terhadap peraturan, evaluasi atas efektivitas pengendalian internal, pemeriksaan atas informasi keuangan prospektif, dan penerbitan comfort letter untuk penawaran umum.

Jasa asurans lainnya juga berkaitan dengan akuntansi, keuangan, dan manajemen.  Jasa ini antara lain adalah jasa audit kinerja, jasa internal audit, jasa perpajakan, jasa kompilasi laporan keuangan, jasa pembukuan, jasa prosedur yang disepakati atas informasi keuangan, dan jasa sistem teknologi informasi.

Baca juga : Langkah-langkah Utama Observasi Perencanaan Audit

Hal Wajib yang Perlu Diketahui Seorang Akuntan Publik, Berkarir Sebagai Akuntan Publik? Inilah Hal Penting Yang Wajib Anda Ketahui, Berkarir sebagai akuntan, accountant, pencatatan keuangan. pembukuan akuntansi, akuntan publik, public accountant, audit, auditor, PwC, kantor akuntan publik, KAP, Akuntan Internal, Akuntan Pendidik, Akuntan Pemerintah, Profesi Akuntan, Jasa Audit dan Perizinan, jasa informasi keuangan historis, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik
Beberapa Hal Wajib yang Perlu Dipahami Seorang Akuntan Publik.
  • Syarat menjadi Akuntan Publik

Kemudian, bagaimanakah kita bisa menjadi akuntan publik?. Di negara kita, Indonesia, untuk menjadi akuntan publik harus melalui mekanisme yang cukup panjang berkaitan dengan perizinan yang harus dilakukan. Bentuk perizinan akuntan publik antara lain mencakup syarat berikut:

  1. Memiliki sertifikat tanda lulus ujian profesi akuntan publik yang sah
  2. Berpengalaman praktik memberikan jasa asurans
  3. Berdomisili di NKRI
  4. Memiliki NPWP
  5. Tidak pernah dikenai sanksi administratif berupa pencabutan izin Akuntan Publik.
  6. Tidak pernah dipidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih
  7. Menjadi anggota Asosiasi Profesi Akuntan Publik yang ditetapkan oleh Menteri
  8. Tidak berada dalam pengampuan

Kepada siapakah pengajuan izin ini dilakukan? Nah izin tersebut diberikan oleh menteri dan berlaku selama lima tahun sejak tanggal ditetapkan dan selanjutnya dapat diperpanjang. Jika tidak diperpanjang bagaimana?. Maka akuntan publik tersebut tidak lagi dianggap sebagai akuntan publik serta tidak dapat memberikan jasa asurans.

Baca juga : Perbandingan Debt dan Equity, Mana yang Lebih Baik?

  • Kantor Akuntan Publik (KAP) dan izin usahanya

KAP dapat berbentuk usaha perseorangan, persekutuan perdata, firma ataupun bentuk usaha lain yang sesuai dengna karakteristik profesi akuntan ini yang diatur dalam undang-undang publik. Berikut syarat-syarat mendirikan usaha KAP:

  • Mempunyai kantor atau tempat untuk menjalankan usaha yang berdomisili di NKRI
  • Memiliki NPWP untuk KAP yang berbentuk usaha persekutuan perdata dan firma atau NPWP pribadi untuk KAP yang berbentuk usaha perseorangan
  • Mempunyai paling sedikit dua orang tenaga kerja profesional pemeriksa di bidang akuntansi
  • Memiliki rancangan sistem pengendalian mutu
  • Mempunyai surat pernyataan dengan bermeterai cukup bagi bentuk usaha perseorangan, dengan mencantumkan paling sedikit:
  1. Alamat Akuntan 
  2. Nama dan domisili kantor
  3. Maksud dan tujuan pendirian kantor
  • Memiliki akta pendirian yang dibuat oleh dan dihadapan notaris, sedikitnya mencantumkan: nama rekan, alamat rekan, bentuk usaha, nama dan domisili usaha, maksud dan tujuan pendirian kantor, hak dan kewajiban sebagai Rekan, serta penyelesaian sengketa dalam hal terjadi perselisihan antar Rekan.

Bekerja sebagai akuntan publik juga perlu untuk membangun relasi (network) yang akan berguna bagi masa depan keberlanjutan usaha Anda. Selain itu, sebagai akuntan ini juga harus melek terhadap perkembangan teknologi, seperti sistem akuntansi online terkini ataupun hubungan teknologi dengan akuntansi, hal ini agar Anda tidak ketinggalan zaman tentunya.

Baca juga : beberapa tips untuk Anda mendapatkan klien baru sebagai akuntan.

Nah, tadi merupakan penjelasan sekilas mengenai akuntan publik di Indonesia. Di artikel-artikel selanjutnya, akuntansipedia akan memberikan berbagai pengetahuan akuntansi bagi Anda.

Sumber: Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik